BARITO KUALA – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter islami sejak usia dini, Peragaan Manasik Haji Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Barito Kuala dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertempat di Lapangan Agra Budi Madani, Kecamatan Alalak.
Kegiatan ini diikuti oleh para murid haji cilik dari RA se-Kabupaten Barito Kuala dengan didampingi oleh kepala RA, guru pendamping, serta orang tua murid. Turut hadir Bunda PAUD Kabupaten Barito Kuala, Ny. Hj. Noor Hayati Bahrul Ilmi; Bunda RA Kabupaten Barito Kuala, Ny. Jumratul Fauziah Bukhari Muslim; Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Supian, S.Ag.; Bunda PAUD Kecamatan Alalak, Ny. Noor Maulina M. Didik Kaharudin; Kepala Desa Berangas Timur, Diansyah, S.Sos.; para pengurus Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dan KRRA Barito Kuala; serta pemandu manasik haji, H. Sa’dilah.
Dalam sambutannya, Bunda RA Kabupaten Barito Kuala, Ny. Jumratul Fauziah Bukhari Muslim, menyampaikan bahwa kegiatan peragaan manasik haji bagi anak-anak bukan sekadar simulasi atau rutinitas tahunan semata, melainkan menjadi sarana penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter spiritual sejak dini.
“Melalui manasik haji, kita mengenalkan rukun Islam yang kelima, menumbuhkan rasa cinta kepada Baitullah, serta melatih kedisiplinan, kesabaran, dan kebersamaan pada diri anak-anak kita. Kegiatan ini juga merupakan salah satu manifestasi dari Kurikulum Berbasis Cinta yang terus digaungkan oleh Kementerian Agama dan sering disampaikan oleh Menteri Agama kita, Bapak KH. Nasaruddin Umar,” ungkapnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Barito Kuala, Ny. Hj. Noor Hayati Bahrul Ilmi, menekankan pentingnya memperkenalkan nilai-nilai tauhid dan ketaatan kepada Allah Swt. melalui pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak diajarkan tentang pentingnya tauhid dan ketaatan, belajar mengenal Ka’bah dan mengagungkan nama Allah melalui kalimat talbiyah. Mereka juga belajar tentang kedisiplinan dan kebersamaan melalui rangkaian kegiatan, seperti berbaris, tawaf, sa’i, dan melempar jumrah,” tuturnya.
Pelaksanaan peragaan manasik haji berlangsung dengan melibatkan para murid dalam mempraktikkan tahapan-tahapan ibadah haji secara sederhana di bawah bimbingan pemandu manasik dan guru pendamping. Dengan suasana yang edukatif dan penuh antusiasme, anak-anak diperkenalkan pada tata cara pelaksanaan ibadah haji sekaligus dibimbing untuk memahami makna dari setiap rangkaian kegiatan yang dilakukan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para murid Raudhatul Athfal dapat mengenal ibadah haji sejak dini, menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam, serta membiasakan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kesabaran, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Peragaan Manasik Haji RA se-Kabupaten Barito Kuala ini juga menjadi wujud sinergi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung pembentukan generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki karakter spiritual yang kuat sejak usia dini.

