Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS, Tinjau Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Setelah sehari tak mengalami penambahan, pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Barito Kuala (Batola) kembali melonjak. Juru Bicara Gugus Tugas (Jubir Gustu) Batola Hj Azizah melaporkan, hingga pukul 16.00 wita Rabu (22/04/2020), pasien terkonfirmasi positif bertambah 5 orang. Dengan demikian jumlah pasien positif Covid-19 di Batola menjadi 20 orang.

“Dari pemeriksaan polymerase chain reaction/PCR (swab tenggorokan) terhadap 12 orang diperoleh hasil 5 orang positif dan 7 orang negatif,” katanya.

Azizah yang merupakan Kadis Kesehatan Batola itu merinci, 5 tambahan pasien positif Batola ini terdiri 3 laki-laki dan 2 wanita. Ke-3 pasien laki-laki memiliki riwayat pernah melakukan perjalanan ke Gowa, Sulsel.

Sedangkan 2 pasien wanita, satu akibat sering berkontak erat dengan ODP (Orang Dalam Pemantauan) Kluster Gowa dan satunya lagi sering kontak erat dengan pasien positif.

Untuk 3 pasien positif laki-laki masing-masing diberi kode Btl-16 berusia 51 tahun berdomisili wilayah Kecamatan Wanaraya, Btl-17 berusia 66 tahun berdomisili Barambai, dan Btl-18 berusia 51 tahun asal Rantau Badauh.

Sedangkan 2 pasien wanita berkode Btl-19 berusia 50 tahun asal Kecamatan Tamban dan Btl-20 berusia 58 tahun asal Wanaraya.

“Saat ini semua baik laki-laki maupun wanita sedang diisolasi di SKB Marabahan terkecuali pasien berkode Btl-18 yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Mereka secepatnya akan dirujuk ke RSUD Abdul Aziz Marabahan,” papar Azizah.Sementara itu, data keseluruhan kasus Covid-19 di Batola hingga Rabu (22/04/2020), terdiri dari ODP 37 orang masing-masing berasal dari Marabahan 2, Bantuil (Cerbon) 1, Rantau Badauh 1, Mandastana 5, Barambai 17, Wanaraya 2, Belawang 1, Anjir Pasar 2, Anjir Muara 1, Tamban 2, Semangat Dalam/Alalak 1, dan Jelapat 1.Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) terdiri dari Bantuil (Cerbon) 1, Rantau Badauh 4, Wanaraya 33, Belawang 5, Jejangkit 1, Anjir Pasar 6 (baru 2 dan lama 4), Tamban 1, Alalak 10, Jelapat (Tamban) 1, Tabunganen 8, dan Barambai 24.

Saat ini Pemkab Batola melalui Gustu Percepatan Penanggulangan terus bekerja keras melakukan penanganan dan langkah antisipasi terhadap penyebaran kasus Covid-19.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS juga telah mengadakan rapat pertemuan dengan Gugus Tugas Provinsi Kalsel guna membahas kemungkinan diberlakukannya pelaksanaan PSBB.

Sehari sebelumnya, Wakil Bupati H Rahmadian Noor juga mengadakan rapat bersama tim Gustu Percepatan Penanggulangan Batola dan pihak lainnya terkait upaya penanganan Covid-19, termasuk menyangkut penanganan pasien ODP/OTG, ketersediaan sarana dan petugas hingga penambahan ruang isolasi.

Direktur RSUD Abdul Aziz Marabahan, H Fathurrahman mengutarakan, untuk mengantisipasi bertambahnya pasien positif, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi baru yang berasal dari ruangan pasien umum kelas I dan II dengan kapasitas 14 dan 10 orang. (batola_membangun)