Perkembangan kasus Covid-19 di Barito Kuala (Batola), Minggu (09/08/2020) hari ini, lebih didominasi pasien sembuh ketimbang penambahan pasien positif (konfirmasi positif). Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari menyampaikan, pasien sembuh kali semuanya laki-laki berjumlah 4 orang. Mereka, lanjutnya, 2 dari Anjir Muara dengan inisial Btl-393 (30 tahun) dan Btl-439 (30 tahun). Sedangkan 2 lainnya dari Kecamatan Alalak dengan inisial Btl-407 (24 tahun) dan Kecamatan Tabukan berinisial Btl-428 (28 tahun).

“Dua pasien sembuh dari Anjir Muara sebelumnya dalam pemantauan Tim Covid-19 kecamatan setempat. Sedangkan pasien sembuh dari Alalak dan Tabukan berasal dari pemantaian Tim Covid-19 Karantina Khusus BPSDMD Banjarbaru,” papar Azizah.Saat ini, sebut Azizah, keempat pasien sembuh itu mulai melanjutkan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari untuk menjaga kesehatan.

Menyinggung penambahan 1 pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi) baru, Azizah yang juga Kadinkes Batola itu mengutarakan, dialami Btl-482 asal Kecamatan Alalak. Pasien wanita yang tadinya berstatus suspek itu kini dirawat di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin. “Dengan penambahan ini maka total pasien konfirmasi positif di Batola menjadi 481 orang. Sedangkan pasien sembuh sebanyak 326 orang,” sebutnya.

Selain menyampaikan penambahan kasus positif dan pasien sembuh, wanita ramah itu juga melaporkan hasil pantauan harian kasus Covid di Batola. Hingga pukul 12.00 wita keseluruhan kasus yang terjadi di Bumi Ije Jela ini mencapai 781 kasus atau berkurang 30 kasus dibanding Sabtu (08/08/2020).Dari 731 kasus keseluruhan ini, urai Azizah, terdiri dari kasus suspek/ODP 55 orang (berkurang 7), probable/PDP 1 (tetap), kontak erat/OTG 244 (berkurang 24), dan kasus konfirmasi/konfirmasi positif 481 (bertambah 1 dibanding sehari sebelumnya).

Khusus konfirmasi yang berjumlah 481 orang, terdiri dari sembuh 326 orang, meninggal 6, dirawat 38 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz 1 orang, RSUD Ansari Saleh 6, Karantina SKB 5, RS Bhayangkara 6, RSUD Ulin 4, Karantina Provinsi 14, Karantina KTM 2, serta isolasi mandiri 111 orang.