Penanganan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) menujukan tren kemajuan. Indikasi itu setidaknya tergambar dari laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola selama 3 hari terakhir yang tidak ada penambahan kasus konfirmasi (konfirmasi positif). 
Seperti yang terjadi, Minggu (16/08/2020), kasus Covid-19 dilaporkan tak mengalami penambahan baik pada kasus konfirmasi positif maupun pasien sembuh. Malah total keseluruhannya terjadi pengurangan 17 kasus dibanding sehari sebelumnya.
Yang lebih menggembirakan perkembangan yang terjadi Senin (17/08/2020). Dimana dalam laporan dinyatakan tidak ada penambahan kasus konfirmasi dan malah terdapat pasien sembuh 4 orang.
Demikian pula dari hasil pemantauan disampaikan hanya terdapat penambahan pada kasus suspek (ODP) sebanyak 2 kasus. Sedangkan pada kasus probable (PDP), kontak erat (OTG), dan kasus konfirmasi (konfirmasi positif) tidak bertambah. 
Perkembangan menggembirakan juga terjadi Selasa (18/08/2020) hari ini. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Jubir GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari menyampaikan, hingga pukul 12.00 wita tidak terdapat penambahan pasien positif (kasus konfirmasi) maupun pasien sembuh. 
Ia hanya menyampaikan laporan pemantauan keseluruhan yang totalnya mencapai 808 kasus atau bertambah 1 kasus dibanding, Senin (17/08/2020). Terdapatnya penambahan 1 kasus ini terjadi pada probable/PDP dari sebelumnya 2 kasus menjadi 3 kasus. 
Sedangkan pada suspek/ODP tetap 55 kasus, kontak erat/OTG tetap 249 kasus, dan kasus konfirmasi/konfirmasi positif tetap 501 kasus. 
Khusus terkait kasus konfirmasi/konfirmasi positif, Azizah yang Kadinkes Batola itu menguraikan, terdiri dari sembuh 369 orang (73 persen dari kasus konfirmasi), meninggal 6 orang, isolasi mandiri 76 orang, dan dirawat 50 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 2 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 2, Karantina SKB Marabahan 7, RS Bhayangkara Banjarmasin 3, RSUD Ulin Banjarmasin 2, dan Karantina Provinsi 34 orang.