Meski terjadi penambahan 7 pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi) namun perkembangan kasus Covid-19 di Barito Kuala (Batola), Jumat (21/09/2020) hari ini, boleh dibilang cukup menggembirakan. Pasalnya selain terdapat 3 pasien sembuh juga secara kumulatif terdapat pengurangan 116 kasus.

Juru Bicara Tanggap Darurat Covid-19 Kabupaten Barito Kuala, dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan, keseluruhan kasus Covid-19 kali ini terdapat 730 kasus. Jika dibandingkan sehari sebelumnya (Kamis 20/08/2020) terjadi pengurangan signifikan mencapai 116 kasus. Jika sehari sebelumnya kasus suspek/ODP terdapat 59 orang, kali ini hanya 14 orang (berkurang 45 orang), probable/PDP tetap 2, kontak erat/OTG dari 265 kini hanya 187 orang (berkurang 78 orang), dan kasus konfirmasi/konfirmasi positif dari 520 orang kini menjadi 527 orang (bertambah 7 orang).

Khusus terhadap kasus konfirmasi/konfirmasi positif sebanyak 527 orang, urai Azizah, terdiri dari sembuh 392 orang (74 persen), meninggal 6 orang, isolasi mandiri 92 orang dan dirawat 37 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 1 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 2, RS Bhayangkara 3, RSUD Ulin 2, dan Karantina Provinsi 29 orang. Terkait penambahan 7 kasus konfirmasi positif yang semuanya berasal dari pasien kontak erat, Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, dari Kecamatan Alalak 3 orang dan masing-masing 1 orang dari Tamban, Wanaraya, Anjir Pasar, dan Mekarsari.

Untuk 3 orang pasien positif dari Alalak berinisial Btl-522 (laki-laki 20 tahun), Btl-523 (wanita 7 tahun), dan Btl-524 (laki-laki 21 tahun). Sedangkan 4 lainnya masing-masing berinisial Btl-525 (wanita 43 tahun) dari Tamban, Btl-526 (laki-laki 60) dari Wanaraya Btl-527 (wanita 30) dari Anjir Pasar, dan Btl-528 (wanita 25 tahun) dari Mekarsari.“Saat ini semua pasien sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ucap Azizah.

Sementara terhadap 3 pasien sembuh, lanjutnya, berasal dari Marabahan 2 orang dan Alalak 1 orang dengan inisial masing-masing Btl-414 (wanita 65 tahun), Btl-412 (laki-laki 13 tahun), dan Btl-341 (laki-laki 35 tahun). “Kedua pasien dari Marabahan berasal dari pemantauan Tim Covid-19 Kecamatan Marabahan, sedangkan pasien dari Alalak berasal dari pemantauan Tim Covid-19 Karantina Khusus Asrama Haji Banjarbaru,” paparnya sambil menambahkan, saat ini ketiganya disarankan untuk menjalani isolasi mandiri 14 hari di rumah untuk menjaga kesehatan.