Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Barito Kuala (Batola) terus menjalankan kegiatan. Setelah mengunjungi beberapa kecamatan lainnya, Jumat (28/08/2020), PKK Batola mengunjungi Kecamatan Tabukan dan Barambai.
Sehari kemudian, yakni Sabtu (29/08/2020), PKK Batola kembali melakukan kunjungan. Kali ini kecamatan menjadi objek kunjungan Rantau Badauh dan Anjir Muara. 


Selama 2 hari melakukan kunjungan, PKK Batola yang dipimpin langsung ketuanya Hj Saraswati Dwi Putranti selain menjalankan program PKK dengan mengadakan pertemuan dengan para pengurus TP-PKK kecamatan sekaligus memberikan pengarahan terhadap hal-hal yang akan dilaksanakan dalam upaya mendukung pemerintah mengatasi penyebaran Covid-19 termasuk upaya mandiri mengatasi dampak ekonomi di masyarakat.


Di sela kunjungan, TP-PKK Batola juga memberi bantuan paket sembako untuk keluarga terdampak Covid-19, pemberian bibit toga (tanaman obat keluarga), penyebaran pamflet informasi new normal, serta vitamin untuk lansia. 
“Alhamdulillah hari ini kita telah membagikan bantuan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 sesuai kriteria PKK. Mudah-mudahan bantuan ini meringankan beban mereka yang selama ini rutinitas kegiatan perekonomiannyaterganggu,” ucap Ketua TP-PKK Batola Hj Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor. 


Terhadap pembagian sembako, terang isteri Wakil Bupati Batola itu, PKK bekerjasama dengan BPBD sehingga bantuannya ada yang bersumber dari PKK maupun dari BPBD. 
Untuk menghindari overlapping (tumpah tindih) terhadap masyarakat yang telah mendapatkan bantuan dari kabupaten, yayasan, atau yang bersumber dari dana desa, lanjut Saras, PKK memberikannya secara lebih selektif serta mengacu kepada data dari kecamatan. 


Menyinggung pembagian media informasi seperti leaflet dan poster yang berisi petunjuk serta langkah-langkah antisipasi penyebaran Covid-19, wanita ramah itu mengharapkan, untuk dibagikan ke masyarakat serta di tempel di tempat-tempat umum dan strategis. 
Kepada para pengurus dan kader PKK kecamatan maupun desa diharapkan bisa menjadikan media informasi tersebut sebagai bahan bacaan untuk menambah pengetahuan serta wawasan agar bisa dengan mudah mensosialisasikan ke masyarakat. Mengingat masih banyak warga yang belum memahami dan menyadari tentang virus corona serta bahayanya.