Jika Minggu (30/08/2020) kemarin, kasus konfirmasi (konfirmasi positif) dan pasien sembuh masing-masing hanya bertambah 1 orang, Senin (31/08/2020) hari ini, kasus Covid-19 di Barito Kuala (Batola) sama sekali tak ada penambahan.

Juru Bicara (Jubir) Tanggap Darurat Covid-19 Kabupaten Barito Kuala dr Hj Azizah Sri Widari melaporkan hingga pukul 13.56 wita kasus Civid-19 yang terjadi kali ini sama dengan kejadian kemarin berjumlah 751 kasus. Ia merinci dari 751 keseluruhan kasus yang terjadi di Bumi Ije Jela ini terdiri dari suspek/ODP 13 orang, probable/PDP kosong, kontak erat/OTG 174 orang, dan kasus konfirmasi/konfirmasi positif 564 orang.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu menguraikan, dari 564 kasus konfirmasi terdiri dari sembuh 418 orang, meninggal 6 orang, isolasi mandiri 106 orang, dan dirawat 34 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 1 orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 2, Karantina SKB Marabahan 1, RS Bhayangkara Banjarmasin 4, RSUD Ulin Banjarmasin 2, dan Karantina Provinsi 24 orang.

Sementara itu, salah seorang warga Marabahan, Bahrani menyatakan, justru merasa senang dengan tidak adanya penambahan kasus Covid-19 seperti yang terjadi kali ini.Ia justru berharap jangan ada lagi penambahan kasus Covid-19 mulai dari kasus suspek, probable, kontak erat, hingga kasus konfirmasi di Batola. Agar wabah Covid-19 yang melanda Batola lambat laun akan berakhir. Sebab, terang lelaki yang beralamat di Jalan AES Nasution RT 13 itu, jika tetap saja terdapat pasien baru pada kasus suspek, probable atau kontak erat maka wabah Corona Virus tidak mungkin akan berhenti walau pun setiap harinya juga terdapat pasien sembuh.

Bahrani sependapat dengan adanya upaya pemerintah daerah yang belakangan ini lebih memperketat penerapan protokol kesehatan melalui Perbup 54 Tahun 2020. Mengingat menurutnya, penyebab terjadinya penularan akibat kurangnya kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan seperti memakai masker saat keluar rumah, menjaga physical distancing, serta selalu mencuci tangan pakai sambun.“Aku kira tidak ada cara lain jika kita ingin Virus Corona benar-benar berhenti dari daerah kita maka kita harus menghindarkan penularan melalui penerapan protokol kesehatan secara serius,” ucapnya.