Pengerjaan Jalan Kutabamara Kabupaten Barito Kuala (Batola) nampaknya benar-benar menjadi perhatian Pemerintahan Bupati Hj Noormiliyani AS dan Wakil Bupati H Rahmadian Noor.Indikasinya di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang pengerjaan jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Kuripan – Tabukan – Bakumpai – Marabahan (Kutabamara) itu terus berjalan.

Keseriusan itu dikuatkan pula dengan seringnya pejabat melakukan kunjungan untuk melihat perkembangannya. Kamis (03/09/2020), Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor kembali mengujungi pengerjaan jalan untuk melakukan monitoring. Dengan menumpang speedboat Wabup didampingi jajaran Dinas PUPR Batola menuju Kecamatan Kuripan. Setiba di Desa Jambu/Hampelas, Wakil Bupati disambut kepala desa setempat, langsung menuju program jalan Kutabamara.

Dengan menggunakan sepeda motor, jalan Kutabamara langsung dijajal Rahmadian Noor. Bahkan sudah menjadi jalan utama warga Desa Jambu/Hampelas menuju Marabahan.“Terakhir kali kita lakukan monitoring sekitar satu bulan yang lalu. Pembangunan baru sampai Desa Jambu Baru. Sekarang sudah bertambah satu Desa. Dua desa ini sudah terhubung jalan darat,” ujar Wakil Bupati Batola Rahmadian Noor.Rahmadi sapaan Rahmadian Noor menilai kemajuan fisik pembangunan jalan Kutabamara sudah mencapai 65 -70 persen. Tahun ini direncanakan sampai Desa Kabuau dan diperkirakan awal Oktober selesai. Tahun 2022 ditargetkan sampai Rimbun Tulang Kecamatan Kuripan.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Edy Supriadi, menambahkan, jalan Kutabamara seluruhnya mencapai 60 Km yang dikerjakan dalam dua segmen. Segmen pertama, jalan sepanjang 24,5 Km yang merupakan jalan dari Marabahan menuju Kecamatan Tabukan. Sedangkan segmen kedua sepanjang 35,5 Km dari Km 10 Anjir Talaran – Balukung – Kuripan Desa Rimbun Tulang. “Segmen pertama, jalan akan diaspal. Sedangkan segmen kedua sementara hanya dilakukan pengerasan,” katanya.Edi memperkirakan sampai akhir tahun nanti untuk segmen pertama akan diadakan pengaspalan. Sementara segmen kedua pengerasan dirampungkan antara tahun 2021 dan 2022. “Sebelum masa jabatan Bupati Batola berakhir, jalan ini akan rampung,” paparnya.