Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melaksanakan Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Rakor Gakum Prokes) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2020 mendatang.

Rakor yang berlangsung di Aula Mufakat Kantor Bupati Barito Kuala ini dipimpin Pj Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Batola H Abdul Manaf, Selasa (5/10/2020). Hadir dalam acara ini Ketua KPU Batola Rusdiansyah, Ketua Bawaslu Rahmatullah, Kepala Kesbangpol Nor Ipani, Kasatpol-PP Anjar Wijaya, Kadishub Samsul Arifin, Kadinkes Hj Azizah Sri Widari, Kabag Hukum Wahyudie, Kalak BPBD Sumarno, Kasat Intel Polres Batola AKP Asep Dedi Hermawan, dan SKPD terkait lainnya.

Abdul Manaf menyatakan kesiapan penegakan hukum (Gakum) protokol kesehatan (Prokes) pada Pilkada Serentak mendatang sangat penting dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 terutama saat masa kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, maupun pasca penghitungan suara yang diperkirakan menimbulkan terjadinya kerumunan massa.“Kejadian semacam itu perlu kita siasati dan antisipasi saat ini agar jangan sampai dalam tahapan pilkada nantinya memicu peningkatan penyebaran Covid-19 di masyarakat kita,” katanya.

Menanggapi itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batola, Rahmatullah menyampaikan, sesuai Peraturan Bawaslu Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengawasan dan Penanganan Sengketa Pilkada dalam bencana Covid-19 Bawaslu berhak memberikan surat teguran maupun rekomendasi pembubaran.

Namun lanjut Rahmatullah, dalam penerapannya Bawaslu Batola menekankan pada pendekatan humanis yang mengacu pada Perbup 54 serta 63 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan.Kepala BPBD Sumarno memperkirakan, kemungkinan penyebaran Covid-19 selama pemilu ketika masa kampanye, pemungutan suara, perhitungan dan pasca perhitungan suara.

“Setelah perhitungan suara rentan terjadi demo yang patut diwaspadai pula menjadi perhatian dalam pengamanan maupun pencegahan penyebaran Covid-19,” jelasnya.Namun terlepas semua itu, Pj Sekdakab Batola H Abdul Manaf berharap Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Kalsel Desember mendatang berlangsung lancar, aman, damai dan tidak ada klustur pemilu.