Pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) bertambah lagi 2 orang, Jumat (09/10/2020) hari ini. Satu di antaranya karyawan perusahaan sawit yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tamban dan satunya lagi dari Kecamatan Alalak.“Pasien dari Tamban berjenis kelamin laki-laki berusia 52 tahun dengan inisial Btl-647. Pasien kontak erat yang bekerja di perusahaan itu kini diisolasi di tempat dia bekerja,” papar Juru Bicara (Jubir) Tanggap Darurat Kasus Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari.

Sementara pasien sembuh dari Alalak, lanjut Azizah, yang juga berasal dari pasien kontak erat itu berjenis kelamin wanita berusia 19 tahun. Pasien berinisial Btl-648 itu kini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, dengan tambahan 2 pasien positif baru maka total pasien konfirmasi positif di Batola menjadi 646 orang. Sedangkan pasien sembuh 617 orang (95,51 persen), dan pasien meninggal 8 orang (1,24 persen), sehingga pasien konfirmasi positif atau yang juga diistilahkan kasus aktif menjadi 21 orang (3,25 persen).

“Saat ini ke-21 pasien positif itu 15 di antaranya tengah dirawat masing-masing di RSUD Anshari Shaleh Banjarmasin 2 orang, di RSUD Abdul Aziz Marabahan 3 orang, di RSUD Ulin Banjarmasin 1 orang, di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin 3 orang, di Karantina Provinsi 6 orang, dan isolasi mandiri 6 orang,” papar Azizah.

Berdasarkan peta sebaran, dari 17 kecamatan di Batola saat ini terdapat 5 kecamatan masuk pada zona merah lantaran terdapat warga yang terpapar kasus konfirmasi positif Covid-19. 5 kecamatan itu yakni Tamban dengan 9 warga terkonfirmasi positif, Alalak 3 warga, Marabahan 3 warga, Rantau Badauh 3 warga, dan Anjir Pasar juga 3 warga.

Sedangkan zona kuning dialami 4 kecamatan masing-masing Bakumpai (1 warga suspek), Tabukan (1 warga suspek), Cerbon (1 warga suspek), dan Belawang (1 suspek dan 1 kontak erat).

Sementara kecamatan yang masuk zona hijau ada 8 yaitu Kecamatan Kuripan, Barambai, Wanaraya, Jejangkit, Mandastana, Anjir Muara, Mekarsari, dan Tabunganen. “Total pasien suspek di Batola 8 orang, probable kosong, dan kontak erat 34 orang,” ucap Azizah.