* Bertambah 3 Positif dan 3 Sembuh

Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali masuk zona merah menyusul terdapat pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi) dari wilayah itu 1 orang berjenis kelamin laki-laki (27 tahun) berinisial Btl-650, Minggu (11/10/2020).Padahal sejak akhir September lalu kecamatan ini sudah masuk zona kuning lantaran semua pasien positifnya telah sembuh.

Saat ini Btl-650 yang semula berstatus pasien kontak erat itu sedang dirawat di RSUD H Abdul Aziz Marabahan. Kecamatan lain yang juga mengalami penambahan pasien positif Marabahan 1 orang dengan inisial Btl-649 (43 tahun) dan Alalak 1 orang dengan inisial Btl-649 (43 tahun). “Kedua pasien laki-laki itu saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” tutur Juru Bicara Tanggap Darurat Kasus Covid-19, dr Hj Azizah Sri Widari.

Azizah mengatakan, dengan tambahan pasien positif baru ini maka jumlah kecamatan di Batola yang masuk zona merah meluas menjadi 6 masing-masing Tamban, Alalak, Marabahan, Rantau Badauh, Anjir Pasar, dan Belawang.

Selain tambahan pasien positif, jelas Azizah, saat ini juga terdapat 3 pasien wanita sembuh masing-masing 2 orang dari Marabahan dengan inisial Btl-633 (11 tahun) dan Btl-634 (18 tahun). Sedangkan satunya lagi dari Alalak berinisial Btl-567 (22 tahun). “Btl-567 semula dalam pemantauan Tim Covid-19 Kecamatan Alalak, sedangkan Btl-633 dan Btl-634 dalam pemantauan Tim Covid-19 Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin,” paparnya.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu menerangkan, saat ini total kasus konfirmasi di kabupaten berjuluk Bumi Ije Jela ini mencapai 649 orang, pasien sembuh 621 orang (95,69 persen), pasien meninggal 8 (1,23 persen), sehingga kasus konfirmasi (kasus aktif) tersisa 20 orang (3,08 persen).

“20 orang yang terpapar kasus aktif ini saat ini 6 orang menjalani isolasi mandiri dan 14 orang lainnya menjalani perawatan, masing-masing di RSUD Anshari Shaleh Banjarmasin 2 orang, di RSUD Abdul Aziz Marabahan 4 orang, RSUD Ulin Banjarmasin 1 orang, di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin 1 orang, dan di Karantina Provinsi 6 orang,” urai Azizah.Wanita ramah itu menambahkan, selain terdapat kasus aktif di Batola juga terdapat kasus suspek 7 orang, probable kosong, dan kontak erat 21 orang.