* Sembuh 6 dan Positif 2 Orang

Pasien konfirmasi positif (kasus aktif) Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali berkurang menyusul sembuhnya 5 pasien dari Kecamatan Tamban dan 1 pasien dari Alalak, Rabu (14/10/2020).

Kendati juga terdapat penambahan 2 pasien terkonfirmasi positif baru dari Alalak namun total keseluruhan kasus aktif Batola tersisa hanya 18 orang.“2 pasien positif baru dari Alalak berkode Btl-655 (laki-laki 50 tahun) dan Btl-656 (wanita 49 tahun),” papar Juru Bicara (Jubir) Tanggap Darurat Kasus Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari.

Azizah menambahkan, 2 kasus konfirmasi positif dari Alalak yang berasal dari pasien kontak erat itu kini sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Sementara terhadap 5 pasien sembuh dari Tamban, sebutnya, masing-masing berkode Btl 638 (laki-laki 35 tahun), Btl-639 (wanita 26 tahun), Btl-640 (wanita 41 tahun), Btl-641 (laki-laki 61 tahun), dan Btl-642 (laki-laki 31 tahun). Sedangkan 1 pasien sembuh dari Alalak, lanjutnya, berkode Btl-643 berjenis kelamin laki-laki berusia 40 tahun.“5 pasien sembuh dari Tamban sebelumnya dirawat di Karantina Asrama Haji Banjarbaru sedangkan 1 pasien sembuh dari Alalak sebelumnya dirawat di RSUD Anshari Shaleh Banjarmasin,” papar Azizah.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu membeberkan keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Batola. Ia menerangkan dengan tambahan kasus baru ini maka total kasus konfirmasi Covid-19 di Batola 654 orang, pasien sembuh 628 orang (96,03 persen) dan meninggal dunia 8 orang (1,22 persen), sehingga kasus aktif tersisa 18 orang (2,75 persen).

Saat ini, terang wanita ramah itu, ke-18 kasus aktif Batola ini 13 di antaranya menjalani isolasi mandiri dan 5 orang dirawat masing-masing di RSUD Anshari Shaleh Banjarmasin 1 orang, di RSUD Abdul Aziz 1 orang, di RSUD Ulin 1 orang, dan di Karantina Provinsi 2 orang.

Selain kasus aktif, sebutnya, di Batola juga terdapat 8 kasus suspek yang tersebar di Kecamatan Marabahan 3 orang, Cerbon 1 orang, Alalak 3 orang, dan Belawang 1 orang. Sedangkan kasus kontak erat, lanjutnya, 36 orang masing-masing di Kecamatan Marabahan 27 orang, Rantau Badauh 4 orang, dan Alalak 5 orang. Sementara kasus probable kosong.

Jika dilihat peta sebaran, ungkap Azizah, dari 17 kecamatan masih terdapat 7 kecamatan masuk zona merah yakni Marabahan dengan 1 sisa kasus aktif, Rantau Badauh 3 kasus aktif, Belawang 1 kasus aktif, Alalak 7 kasus aktif, Anjir Pasar 3 kasus aktif, dan Tamban 3 sisa kasus aktif.

Sedangkan zona kuning 1 yakni Kecamatan Cerbon dengan 1 kasus suspek, dan 10 zona hijau yakni Kuripan, Bakumpai, Tabukan, Barambai, Wanaraya, Jejangkit Mandastana, Anjir Muara, Mekarsari, dan Tabunganen.