Kekhawatiran akan terjadi lonjakan pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) ternyata fakta adanya, menyusul terjadi penambahan 9 pasien sekaligus. Ironisnya, lonjakan pasien positif (kasus aktif) ini tak diimbangi kesembuhan yang nihil tambahan, Sabtu (07/11/2020) hari ini.

“Hari ini tidak ada kesembuhan, sedangkan pasien konfirmasi positif bertambah 9 orang,” tutur Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Barito Kuala (Batola), dr Hj Azizah Sri Widari.

Menyinggung data penambahan 9 pasien positif, wanita yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu menjelaskan, 5 orang dari Kecamatan Tamban, 2 Mekarsari, serta masing-masing 1 orang dari Anjir Pasar dan Bakumpai.

Ia menerangkan, untuk 5 pasien positif baru yang berasal dari Tamban masing-masing dialami Btl-703 (wanita 25 tahun), Btl-704 (laki-laki 21 tahun), Btl-705 (wanita 35 tahun), Btl-706 (wanita 40 tahun), dan Btl-707 (laki-laki 40 tahun).

Sedangkan 2 pasien baru dari Kecamatan Mekarsari, sebutnya, dialami Btl-708 (wanita 22 tahun) dan Btl-709 (laki-laki 33 tahun). Sementara 1 orang dari Anjir Pasar dan 1 orang dari Bakumpai dialami Btl-710 (laki-laki 27 tahun) dan Btl-711 (wanita 30 tahun). “Saat ini semua pasien yang tadinya berstatus kontak erat serta suspek itu tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” paparnya.

Azizah mengutarakan, adanya penambahan kasus baru di Bumi Ije Jela ini maka total kasus konfirmasi menjadi 709 orang dengan rincian pasien sembuh 671 orang (94,64 persen), pasien meninggal dunia 12 orang (1,69 persen), dan kasus aktif tersisa 26 orang (3,67 persen).

“Saat ini dari 26 orang kasus aktif ini terdapat 19 orang menjalani isolasi mandiri serta 7 orang menjalani perawatan masing-masing 1 orang di RS Anshari Shaleh, 2 di RS Islam, 3 di Karantina SKB, dan 1 orang di Karantina Provinsi,” bebernya.

Selain terdapat sejumlah kasus di atas, tambah Azizah, di Batola juga terdapat kasus suspek 49 orang, probable kosong, dan kontak erat 51 orang.