* Kasus Aktif Jadi 35 Orang

Kekhawatiran melonjaknya pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi) ternyata benar. Pasien positif, Rabu (11/11/2020), hari ini bertambah 12 orang sekaligus. Sedangkan pasien sembuh hanya 3 orang. “Hari ini 12 pasien konfirmasi positif bertambah. Sedangkan pasien Covid-19 sembuh cuma 3 orang,” ucap Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Barito Kuala (Batola) dr Hj Azizah Sri Widarai.

Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, ke-12 pasien positif baru yang berasal dari pasien suspek dan kontak erat itu masing-masing 5 dari Kecamatan Mandastana, 4 Alalak, 2 Jejangkit, dan 1 Cerbon.

Terkait 5 pasien positif baru dari Mandastana, sebut Azizah, dialami Btl-718 (wanita 41 tahun), Btl-719 (wanita 22 tahun) Btl-720 (laki-laki 31 tahun), Btl-721 (wanita 27 tahun), dan Btl-722 (wanita 36 tahun). Untuk 4 pasien positif dari Alalak, lanjut Azizah, dialami Btl-714 (wanita 44 tahun), Btl-715 (laki-laki 33 tahun), Btl-716 (laki-laki 46 tahun) dan Btl-717 (wanita 38 tahun). Sementara 2 positif dari Jejangkit dialami Btl-723 (laki-laki 27 tahun) dan Btl-724 (laki-laki (laki-laki 21 tahun). Sedangkan 1 pasien positif dari Cerbon dialami Btl-725 (laki-laki 27 tahun). “Saat ini ke-12 pasien positif ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” papar Azizah.

Menyinggung data kesembuhan 3 pasien konfirmasi positif, wanita ramah itu menyebut, masing-masing berasal 1 dari Alalak dengan kode Btl-687 (wanita 32 tahun), 1 dari Rantau Badauh dengan kode Btl-690 (laki-laki 60 tahun), dan 1 dari Tamban dengan kode Btl-703 (wanita 25 tahun). “Ketiga pasien sebelumnya berasal dari pemantauan Tim Covid-19 masing-masing kecamatan,” paparnya.

Azizah mengutarakan, total kasus konfirmasi di Batola saat ini berjumlah 723 orang yang terdiri dari pasien sembuh 676 orang (93,50 persen), meninggal dunia 12 orang (1,66 persen), dan kasus aktif 35 orang (4,84 persen).

“Ke-35 kasus aktif ini 19 di antaranya menjalani isolasi mandiri dan 16 lainnya dalam perawatan masing-masing 1 di RS Anshari Shaleh, 1 di RS Islam, dan 14 di Karantina SKB Marabahan,” ucapnya sembari menambahkan, di Batola juga terdapat 158 kasus suspek, 1 probable, dan 112 kasus kontak erat.