Tingginya kasus kontak erat benar-benar membawa pengaruh terhadap peningkatan pasien positif Covid-19. Terbukti, Rabu (09/12/2020) hari ini, pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) bertambah 17 orang sekaligus. Kendati pasien sembuh juga terdapat 5 orang.

Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Penanganan Kasus Covid-19 Batola Hj Azizah Sri Widari mengatakan, penambahan 17 pasien konfirmasi positif kali ini berasal Kecamatan Alalak 6 orang, Kecamatan Wanaraya 6 orang, dan Kecamatan Marabahan 5 orang. Sementara 5 pasien sembuh, lanjutnya, berasal dari Kecamatan Anjir Muara, Marabahan, Bakumpai, Kuripan, dan Tabukan.

Azizah menguraikan, 6 pasien positif dari Alalak masing-masing berkode Btl-820 (laki-laki 55 tahun), Btl-821 (laki-laki 13 tahun), Btl-822 (wanita 11 tahun), Btl-823 (laki-laki 9 tahun), Btl-824 (wanita 12 tahun), dan Btl-825 (wanita 35 tahun). Untuk 6 positif dari Kecamatan Wanaraya, sebutnya, berkode Btl-814 (wanita 53 tahun), Btl-815 (laki-laki 58 tahun), Btl-816 (laki-laki 20 tahun), Btl-817 (wanita 48 tahun), Btl-818 (laki-laki 59 tahun), dan Btl-819 (wanita 43 tahun).

Sedangkan 5 positif dari Marabahan, lanjutnya, masing-masing berkode Btl-809 (laki-laki 31 tahun), Btl-810 (laki-laki 50 tahun), Btl-811 (laki-laki 21 tahun), Btl-812 (laki-laki 16 tahun), dan Btl-813 (wanita 45 tahun). “Semua pasien positif yang sebelumnya berstatus kontak erat itu kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Terkecuali Btl-810 dan Btl-813 yang sedang dirawat di RSUD H Abdul Azis Marabahan,” papar Azizah.

Sementara data terhadap 5 pasien sembuh, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu, berkode Btl-767 (wanita 18 tahun) dari Anjir Muara, Btl-790 (wanita 38 tahun) dari Marabahan, Btl-791 (wanita 32 tahun) dari Bakumpai, Btl-793 (wanita 44 tahun) dari Kuripan, dan Btl-797 (laki-laki 37 tahun) dari Kecamatan Tabukan.

Wanita ramah itu mengutarakan, dengan adanya tambahan baru ini maka kasus konfirmasi di Bumi Ije Jela menjadi 823 orang yang terdiri dari sembuh 757 orang (91,98 persen), meninggal dunia 13 orang (1,58 persen), dan kasus aktif 53 orang (6,44 persen).

Sementara terhadap 53 kasus aktif, jelas Azizah, terdapat 37 orang menjalani isolasi mandiri dan 16 dalam perawatan masing-masing di RSUD H Abdul Azis Marabahan 2 orang, di RS Islam Banjarmasin 2 orang, di Karantina Bapelkes Banjarbaru 6 orang, dan Karantina SKB Marabahan 6 orang. Selain terdapat kasus aktif, tambah Azizah, di Batola juga terdapat kasus suspek 30 orang, probable 2 orang, dan kontak erat 157 orang.