* 170 Pejabat Dilantik, 1 Unit Kerja Bertambah

Menjelang tahun 2021 Bupati Hj Noormiliyani AS melantik dan mengambil sumpah para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Rabu (30/12/2020).

Terdapat 170 pejabat yang dilantik dan dimutasi mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel dalam acara yang digelar di Gedung Serba Guna Marabahan ini. Mereka terdiri 8 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), 43 Pejabat Administrator (Eselon III), 2 camat, 3 Pejabat Fungsional, 112 Pejabat Pengawas (Eselon IV), dan 2 Kepala UPT Puskesmas.

Khusus 8 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni Muhammad Anthony S.Sos sebagai Asisten Administrasi Umum, Drs H Akhmad Mawarni MPd sebagai Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (Bapegdiklat), H Ismed Zulfikar SH sebagai Inspektur Kabupaten Batola, Suyod Sugiono SIP sebagai Staf Ahli Pemerintahan, Rusmadi SSos MA sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H Wahyudie SH MH yang sebelumnya Kabag Hukum Setda Batola menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan sedangkan jabatan lamanya diisi Bilham SH, Mochammad Azis SSos sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), dan Siti Aminah SAP sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip).

Untuk 2 camat baru yang dilantik masing-masing Camat Jejangkit diisi Mukti Wahono SSTP dan Camat Mandastana diisi Akhmad Husaini SE. Sementara 2 jabatan Kepala UPT Puskesmas masing-masing diisi Amir Husin SE MPH sebagai Kepala UPT Puskesmas Anjir Pasar dan dr Mardiati sebagai Kepala UPT Puskesmas Barambai.

Pelantikan sekaligus dalam rangka implementasi Permendagri Nomor 56 Tahun 2019 dan Peraturan Bupati Nomor 35 Tahun 2020 tentang SOTK Setda ini juga berisi pengangkatan pejabat unit kerja baru di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Batola yakni Kepala Bagian Administrasi Pembangunan (Kabag Adpem) yang diisi Dodi Wahyu Prabowo SE.

Selain itu juga terdapat perubahan nomenklatur pada unit kerja Bagian Humas dan Protokol (Humpro) Setda yang semula disebut Bagian Humpro berisi 3 Subbag yakni Subbag Pemberitaan dan Dokumentasi, Subbag Komunikasi Pimpinan dan Subbag Protokol menjadi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) dengan diisi 3 Subbag yakni Subbag Protokol diisi Aulia Rosyadi SSTP, Subbag Dokumentasi Pimpinan diisi Muhammad Didik Kaharudin SIP MIP, dan Subbag Komunikasi Pimpinan diisi Widya Astuty SSos.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS menyatakan, banyak hal yang harus ditingkatkan, diperbaiki, dan dikoordinasikan pada tahun 2021, terutama terkait perbaikan di bidang pelayanan publik. Untuk itu ia berharap, para pimpinan SKPD beserta jajaran dapat melakukan inovasi dan terobosan baru dalam melakukan formulasi terbaik. “Saya berkeinginan pelayanan publik nantinya yang terbaik bagi masyarakat. Karenanya pelayanan yang dilakukan bukan hanya menambah atau memperbaiki yang ada tapi juga berusaha untuk menyempurnakan,” paparnya.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu memberi contoh, menyangkut data penduduk miskin Batola agar jangan sampai lagi ada keluhan yang menyatakan banyaknya warga tak mendapatkan bantuan lantaran hanya mis data.Ia juga berharap para camat agar selalu berkoordinasi menjadi fasilitator, komunikator, dan menjalin hubungan yang baik kepada para kades agar data masyarakat menjadi sinkron dan harmonis. “Jangan sampai di tahun pelayanan publik ada berita-berita banyaknya masyarakat miskin yang tidak mendapatkan bantuan,” tekan bupati.

Ia juga menekankan tahun 2021 yang merupakan tahun pelayanan publik jangan hanya berupa slogan, tapi merupakan wujud perbaikan nyata bagi masyarakat. Terlebih saat ini Batola sudah mempunyai Satgas Pelayanan Publik yang diketuai langsung Wakil Bupati H Rahmadian Noor. Ia menyarankan, bagi para SKPD jika terdapat hal-hal atau permasalahan terkait pelayanan publik hendaknya bisa mengomunikasikan dengan Wakil Bupati.

Menanggapi itu, Wabup H Rahmadian Noor menyatakan, Tim Satgas Pelayanan Publik nantinya akan memberikan rekomendasi kepada para SKPD yang sudah mendapat kunjungan dalam upaya pembenahan, perbaikan, peningkatan dan lainnya. Nantinya rekomendasi yang diberikan, lanjut wabup, akan dikomunikasikan dan dikoordinasikan supaya yang menjadi keinginan pemkab terkait peningkatan kualitas pelayanan publik bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya.