Pasien Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengalami total kesembuhan cukup signifikan mencapai 14 orang. Kendati juga terdapat 8 pasien konfirmasi positif (kasus konfirmasi) bertambah, Rabu (30/12/2020) hari ini.

Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Penanganan Kasus Covid-19 Batola Hj Azizah Sri Widari melaporkan, 14 pasien sembuh kali ini masing-masing berasal dari Kecamatan Alalak 7 orang, Wanaraya 4 orang, Cerbon 2 orang, dan Marabahan 1 orang.Sedangkan pasien positif baru masing-masing 5 orang dari Kecamatan Alalak, 2 orang dari Marabahan, dan 1 orang dari Rantau Badauh.

Khusus 7 pasien sembuh dari Alalak, sebut Azizah, masing-masing berkode Btl-822 (wanita 11 tahun), Btl-823 (laki-laki 9 tahun), Btl-885 (wanita 47 tahun), Btl-894 (wanita 29 tahun), Btl-895 (wanita 27 tahun), Btl-896 (laki-laki 52 tahun), dan Btl-897 (laki-laki 36 tahun).

Selanjutnya, 4 pasien sembuh dari Wanaraya, urai dia, berkode Btl-814 (wanita 53 tahun), Btl-818 (laki-laki 59 tahun), Btl-819 (wanita 43 tahun), dan Btl-838 (wanita 10 tahun). Sedangkan 2 pasien sembuh dari Cerbon berkode Btl-837 (wanita 41 tahun) dan Btl-883 (laki-laki 52 tahun). Sementara 1 pasien sembuh dari Marabahan berkode Btl-783 (laki-laki 57 tahun).

Terkait pasien positif dari Alalak, lanjut wanita ramah itu, masing-masing berkode Btl-938 (wanita 31 tahun), Btl-939 (wanita 43 tahun), Btl-940 (wanita 43 tahun), Btl-941 (laki-laki 16 tahun), dan Btl-942 (laki-laki 50 tahun). Selanjutnya, 2 positif dari Marabahan, sambung Azizah, berkode Btl-935 (laki-laki 43 tahun) dan Btl-936 (laki-laki 53 tahun). Sedangkan 1 pasien positif dari Rantau Badauh berkode Btl-937 (laki-laki 32 tahun). “Para pasien positif ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, terkecuali Btl-936 yang tengah dirawat di RSUD H Abdul Azis Marabahan,” paparnya.

Azizah menjelaskan, kasus konfirmasi di Batola saat ini berjumlah 940 orang yang terdiri dari pasien sembuh 840 orang (89,36 persen), meninggal dunia 13 orang (1,38 persen), dan kasus aktif 87 orang (9,26 persen).

Dari 87 kasus aktif ini, jelasnya, sedang menjalani isolasi mandiri 64 orang dan dalam perawatan 23 orang masing-masing di RSUD H Abdul Azis Marabahan 2 orang, di RS Islam Banjarmasin 2 orang, di RS Sultan Suriansyah 1 orang, di RS Bhayangkara 1 orang, di Karantina Bapelkes Banjarbaru 5 orang, dan di Karantina SKB Marabahan 12 orang. Sedangkan kasus suspek, lanjut Azizah, 27 orang, kasus kontak erat 148 orang, dan kasus probable kosong.