Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Jalan AES Nasution Marabahan telah diresmikan  sejak tahun 2022 itu telah menyedikan 158 jenis layanan dan 27 loket dari 17 instansi pemerintah, swasata, BUMD, dan BUMN.

Masyarakat dapat berkunjung untuk mengurus layanan perizinan dan non-perizinan di MPP Setara pada hari senin-kamis pukul 08.00-15.30 Wita dan jum’at pukul 08.00-11.00 Wita.

Untuk mendukung peningkatan penyelenggaraan layanan pada masyarakat, MPP Setara menuju pada percepatan digitalisasi melalui MPP digital yang merupakan pelayanan publik berbasis elektronik pemerintah daerah yang terintegrasi dalam satu aplikasi.

Saat ini MPP digital masih dalam bentuk aplikasi android yang belum ada di playstore namun akan dikembangkan lagi supaya dapat diakses pada semua platform. Perkembangan MPP digital tentu memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah itu sendiri.

Bagi masyarakat MPP digital cukup diinstal satu aplikasi untuk akses layanan pemerintah daerah. Meminimalisir proses upload data atau dokumen persyaratan dengan integrasi. Bagi pemerintah daerah MPP digital tentu menghemat anggaran pemeliharaan aplikasi karena memanfaatkan aplikasi berbagi pakai. Selain itu, meminimalisir pemerosesan manual dokumen persyaratan layanan  dengan adanya integrasi data.

Bagi pemerintah pusat menjadi masukan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) nasional dalam pengembangan mekanisme integrasi data kependuukan dan tenaga kesehatan secara nasional melalui portal nasional pelayanan publik.

Maria Kabid Perizinan Umum DPMPTSP katakan MPP Setara kabupaten Barito Kuala saat ini sedang dalam proses digitalisasi. “Persiapan menjadi MPP Digital terutama pada pelayanan kependudukan dan bidang kesehatan, merupakan program dari Kemenpan RB. persiapannnya meliputi sarana dan prasarana termasuk tenaga Informasi Teknologi karena MPP digital berupa aplikasi fitur pada android,” sebutnya.

Penerapan MPP digital bukan hal yang mudah karena secara nasional saat ini baru 21 kabupaten kota yang menerapkan. MPP Kab. Barito Kuala saat ini sedang dalam  proses mengarah ke MPP digital.

Ia akui Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Barito Kuala sudah mempersiapkan berbagai persyaratan dari Kemenpan RB, mulai dari sarana pendukung tenaga IT dan persayaratan lainnya yang diharapkan dapat menjadi MPP digital pada kloter kedua tahun 2024. Kemudian Maria berharap dengan adanya MPP digital, pemerintah kabupaten Barito Kuala bisa memberikan kemudahan pada pelayana  publik. “Tidak hanya perizinan namun semuanya, semoga bisa meningkatkan peluang dan menarik investasi dengan diberikan kemudahan oleh pemerintah kabupaten Barito Kuala, “harapnya.